Tuturan dan rekaman
Tuturan langsung, rekaman audio dan video, pesan suara, serta transkrip.
PILAR PROFESIONAL / 01
Linguistik forensik menerapkan teori, metode, dan teknik linguistik untuk memeriksa persoalan kebahasaan dalam konteks hukum, pembuktian, penyelesaian sengketa, dan kepentingan institusional.
OBJEK PEMERIKSAAN
Tuturan langsung, rekaman audio dan video, pesan suara, serta transkrip.
Surat, dokumen hukum, Berita Acara Pemeriksaan, dan teks tertulis lainnya.
Pesan instan, percakapan digital, media sosial, unggahan, dan komentar.
Hubungan antara teks, gambar, simbol, audio, video, tipografi, dan tata letak.
AREA ANALISIS
Karakteristik tuturan, bunyi, dialek, aksen, dan pola fonologis dalam batas kompetensi linguistik.
Bentuk kata, struktur kalimat, modalitas, negasi, dan ketaksaan struktural.
Makna, rujukan, praanggapan, tindak tutur, implikatur, dan makna dalam konteks.
Hubungan antarujaran, giliran tutur, konteks, serta relasi antarpartisipan.
Pembandingan ciri bahasa, frekuensi, kolokasi, dan pola penggunaan bahasa.
Variasi, register, gaya, identitas sosial, serta hubungan antarmoda komunikasi.
PENERAPAN
Analisis dapat mencakup data terkait kehormatan dan reputasi, ancaman, kebencian, pengelabuan, komunikasi digital, serta bahasa dokumen hukum dan BAP. Temuan disajikan bersama metode, interpretasi alternatif, dan keterbatasannya.
Pendapat linguistik menjelaskan karakteristik bahasa. Penentuan kesalahan, unsur tindak pidana, pertanggungjawaban pidana, dan putusan tetap merupakan kewenangan institusi hukum. Linguistik forensik juga memiliki ruang lingkup berbeda dari pemeriksaan forensik digital teknis.
TERBUKA UNTUK KOLABORASI
Wujudkan pendidikan, penelitian, dan praktik profesional yang lebih baik.